Gurah Flu dan batuk
Isi : 60 kapsul
Isi : 60 kapsul
Insyaallah, dapat mengobati penyakit:
- batuk kering,
- batuk berdahak,
- asma,
- demam,
- flu,
- bronchitis
- sinusitis,
- faringitis,
- laryngitis,
- selesma (pilek),
- hidung meler,
- polip,
- pneumonia (radang paru),
- flek,
- infeksi saluran pernafasan atas (ISPA),
- alergi debu,
- masuk angin,
- sakit kepala,
- migrain,
- vertigo.
Efek farmakologi (cara kerja herbal)
• Antibiotic (atasi infeksi), antibakteri, antiparasit
• Anti inflamasi (anti radang)
• Antipiretik (penurun panas)
• Imunostimulant (meningkatkan daya tahan tubuh)
• Antitusif (pereda batuk)
• Ekspektoran (peluruh dahak)
• Bronkodilator (melonggarkan saluran pernafasan)
• Karminatifa (peluruh angin)
• Antitoksik (anti racun)
• Hepatoprotektor (pelindung sel hati dari racun).
• Antibiotic (atasi infeksi), antibakteri, antiparasit
• Anti inflamasi (anti radang)
• Antipiretik (penurun panas)
• Imunostimulant (meningkatkan daya tahan tubuh)
• Antitusif (pereda batuk)
• Ekspektoran (peluruh dahak)
• Bronkodilator (melonggarkan saluran pernafasan)
• Karminatifa (peluruh angin)
• Antitoksik (anti racun)
• Hepatoprotektor (pelindung sel hati dari racun).
Aturan minum
• Pengobatan: 3 x sehari 3-5 kapsul sampai sembuh,
• Untuk pengobatan optimal minum sampai 5 botol
• Pencegahan: 2 x sehari 2 kapsul
• Bagi anda yang juga menkonsumsi obat kimia, obat herbal di minum 1-2 jam sebelum / setelah meminum obat kimia
• Tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan anak dibawah umur 2 tahun
• Pengobatan: 3 x sehari 3-5 kapsul sampai sembuh,
• Untuk pengobatan optimal minum sampai 5 botol
• Pencegahan: 2 x sehari 2 kapsul
• Bagi anda yang juga menkonsumsi obat kimia, obat herbal di minum 1-2 jam sebelum / setelah meminum obat kimia
• Tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan anak dibawah umur 2 tahun
Komposisi
• Cleorodendron seratum
• Zingeber officinale
• Physalis peruviana
• Selaginella doederleinii
• Andrographis peniculata
• Cleorodendron seratum
• Zingeber officinale
• Physalis peruviana
• Selaginella doederleinii
• Andrographis peniculata
Tinjauan ilmiah tanaman obat pada herbal GURAH Flu dan Batuk
• Srigunggu (Cleorodendron seratum)
terbukti secara empiris digunanakan untuk terapi gurah
• Jahe (Zingeber officinale)
Kandungan kimia: minyak atsiri, zingiberena, zingiberol,bisabolena, kurkumen.
Tanaman ini memiliki efek farmakologi, karminatif, stomakik, stimulant, diaforetik, digunakan untuk mengobati batuk, sakit kepala, perut kembung, masuk angin dan selesma.
• Ciplukan (Physalis peruviana)
SIFAT KIMIAWI – Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, C27H44O-H2O, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid. Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh, anti influenza.
• Cakar ayam (Selaginella doederleinii)
Tanaman ini memiliki efek farmakologi sebagai penurun panas, antitoxic, anti kanker (antineoplastic), menghentikan perdarahan (hemostatik), anti bengkak (antioedem) dan juga efektif dalam mengatasi gangguan pernafasan.
• Sambiloto (Andrographis peniculata)
Kandungan kimia: Deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, polimetoksifalvon, 14-deosi-11-1, didehidroandrografolid, homoandrografolid, Flavonoid, andrografin, androgafolid (zat pahit), panikulin, lakton, alkane, keton, aldehid, minyak atsiri dan unsur-unsur mineral, seperti kalium, kalsium, natrium dan asam kersik.
Tanaman ini memiliki efek farmakologi sebagai penurun panas / demam, anti racun, anti bengkak, cukup efektif mengatasi infeksi (antibiotic alami), merangsang fagotosis dan meningkatkan kekebalan tubuh seluler.
• Srigunggu (Cleorodendron seratum)
terbukti secara empiris digunanakan untuk terapi gurah
• Jahe (Zingeber officinale)
Kandungan kimia: minyak atsiri, zingiberena, zingiberol,bisabolena, kurkumen.
Tanaman ini memiliki efek farmakologi, karminatif, stomakik, stimulant, diaforetik, digunakan untuk mengobati batuk, sakit kepala, perut kembung, masuk angin dan selesma.
• Ciplukan (Physalis peruviana)
SIFAT KIMIAWI – Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, C27H44O-H2O, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid. Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh, anti influenza.
• Cakar ayam (Selaginella doederleinii)
Tanaman ini memiliki efek farmakologi sebagai penurun panas, antitoxic, anti kanker (antineoplastic), menghentikan perdarahan (hemostatik), anti bengkak (antioedem) dan juga efektif dalam mengatasi gangguan pernafasan.
• Sambiloto (Andrographis peniculata)
Kandungan kimia: Deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, polimetoksifalvon, 14-deosi-11-1, didehidroandrografolid, homoandrografolid, Flavonoid, andrografin, androgafolid (zat pahit), panikulin, lakton, alkane, keton, aldehid, minyak atsiri dan unsur-unsur mineral, seperti kalium, kalsium, natrium dan asam kersik.
Tanaman ini memiliki efek farmakologi sebagai penurun panas / demam, anti racun, anti bengkak, cukup efektif mengatasi infeksi (antibiotic alami), merangsang fagotosis dan meningkatkan kekebalan tubuh seluler.

0 comments:
Post a Comment